PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR
November 14, 2022
Dharma Gyta Sari Harahap, Eni Sumanti Nasution

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 0 views  //  0 downloads
Abstract

Banyak tantangan yang dihadapi oleh pendidik di abad digital ini, salah satunya adalah menghadapi peserta didik yang sangat melek teknologi. Peserta didik ini akan sangat intens bekomunikasi dan berinteraksi melalui jejaring sosial. Selain itu kemajuan tekhnologi yang mengharuskan pendidik agar berinovasi dalam proses pembelajaran, yakni pembelajaran dituntut dapat dilakukan secara langsung maupun online. Banyak teknologi yang dapat dipergunakan dalam mendukung proses pembelajaran, salah satunya adalah dengan menggunakan Website sebagai media dalam proses pembelajaran jarak jauh. Dalam penerapan website sebagai media dalam proses pembelajaran kehadiran model yang interaktif dan mampu meningkatkan kemampuan literasi juga sangat diperlukan.
Dengan literasi, tingkat pemahaman seseorang dalam mengambil kesimpulan dari informasi yang diterima menjadi lebih baik. Membantu orang berpikir secara kritis, dengan tidak mudah terlalu cepat bereaksi. Membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan cara membaca. Budaya literasi sejak usia kelas awal merupakan dasar penentu keberhasilan dalam kegiatan belajar siswa selanjutnya. Pentingnya kemampuan literasi anak sekolah dasar akan memberikan informasi terkait kesulitan membaca dan menulis.Salah satu factor utama yang penting dalam pembelajaran literasi untuk siswa SD kelas awal adalah penggunaan sumber belajar yang menarik.Siswa SD kelas awal identik dengan belajar sambil bermain sehingga anak senang dan semangat membaca dan menulis (literasi).
Penggunaan Model Pembelajaran Blended Learning berbasis Problem Based Learning ini dapat digunakan oleh praktisi Pendidikan, guru maupun dosen. Model ini dapat diterapkan untuk peserta didik dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi, karena mayoritas peserta didik mempunyai akses ke internet. Peserta didik sudah terbiasa menggunakan internet diluar kelas ataupun pada saat pembelajaran berlangsung. Artinya tidak ada kendala jika media pembelajaran berbasis internet digunakan dalam proses pembelajaran online maupun langsung.
Menghadirkan pembelajaran sepanjang waktu dengan memanfaatkan teknologi yang ada adalah suatu potensi, peluang dan tantangan dalam pembelajaran. Hal inilah yang menjadi dasar pemikiran mengapa Model Pembelajaran Blended Learning berbasis Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa ini hadir dihadapan pembaca.

Full text
Show more arrow
 
More from this repository
PERENCANAAN PEMBELAJARAN KREATIF UNTUK ANAK USIA DINI (KAJIAN TEORITIS DAN PRAKTIS)
EKONOMI PERTANIAN
🧐  Browse all from this repository

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 0 views  //  0 downloads