Metrics

  • visibility 0 views
  • get_app 0 downloads
description Book public Widina Bhakti Persada Bandung

IMPLEMENTASI PENGELOLAAN WAKAF OLEH PESANTREN DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN EKONOMI UMAT (STUDI PADA PESANTREN PERSATUAN ISLAM DI JAWA BARAT)

Jaenudin Jaenudin, Usep Saepulah
Published 10 November 2021

Abstract

Wakaf merupakan salah satu bagian penting dalam pranata sosial umat Islam. Wakaf telah dipraktikan oleh umat Islam sejak zaman Nabi Muhammad saw sampai saat ini. pada periode awal bentuk wakaf yang dikenal adalah wakaf benda tidak bergerak seperti tanah perkebunan sebagaimana bentuk wakaf Umar ibn Khatab. Dalam hukum Islam, Wakaf memiliki aspek hukum yang penting karena wakaf berbeda dengan hukum zakat, infak, shadakah, ataupun hibah. Meskipun bendanya sama terkait maliyah tetapi peruntukkan berbeda. Benda wakaf mengalami transformasi dari waktu ke waktu. Begitu pula pengelolaan wakaf oleh lembaga seperti pesantren yang diorientasikan kepada pengembangan kemandirian umat, seperti yang dilakukan oleh pesantren di lingkungan Persatuan Islam (Persis) di Jawa Barat. Untuk penelitian ini untuk mengetahu secara mendalam tentang: 1) Pengaturan Wakaf di Persatuan Islam (PERSIS), 2) Pengelolaan Wakaf oleh Pesantren Persatuan Islam (PERSIS), dan 3) Distribusi Manfaat Wakaf oleh Pesantren Pesatuan Islam dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Umat Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analatis yang memotret dan menjelaskan obyek penelitian secara obyektif dan kritis terkait dengan pengelolaan wakaf oleh pesantren di lingkunan organisasi Persatuan Islam (Persis) dalam kaitannya dengan pengembangan kemandirian ekonomi umat. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa Pertama, pengelolaan wakaf di Persatuan Islam secara struktur di laksanakan oleh bidang perwakafan dengan mengikuti pedoman pelaksanaan wakaf yaitu Kaifiyat Kerja dan Pedoman Jam’iyyah Persatuan Islam tahun 2011 kedua, pengelolaan wakaf oleh pesantren Persatuan Islam dilakukan secara mandiri, artinya pesantren bertindak sekaligus menjadi nadzir wakaf. Ketiga. Bahwa distribusi manfaat wakaf oleh Pesantren Persatuan Islam masih ditujukan kepada aspek sosial dan pendidikan. Sehingga pengembangan untuk kemandirian ekonomi umat yang lebih luas dan produktif masih harus dikembangankan dengan melibatkan pelaku ekonomi sehingga manfaat wakaf dapat dikembangan secara maksimal.

Full text

 

Metrics

  • visibility 0 views
  • get_app 0 downloads