ORIENTASI PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Junho 17, 2023
Mesta Limbong

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 0 views  //  0 downloads
ORIENTASI PSIKOLOGI PENDIDIKAN Image
Abstract

Sebagaimana kita ketahui bersama setiap institusi memiliki keunikannya masing-masing, yang ditampilkan dalam bentuk implikasi dari setiap aktivitas pembelajaran. Nilai-nilai yang dimiliki mulai dari proses pembelajaran, seperti: rendah hati (humanity), penerapan budaya kerja menciptakan rasa aman (comfort), dengan adanya atribut: friendliness, kindness, smile, patience, helpful, communitive, understanding, respectful, serving with heart, reaching out. Sikap rendah hati akan memberikan rasa senang (comfort) bagi orang lain, dan tercermin dalam perilaku yang ramah, baik, murah senyum, sabar, siap menolong, komunikatif, pengertian, respek, dan melayani dengan hati, berbagi dan peduli (sharing and caring). Penerapan budaya kerja ini menciptakan rasa empati (emphaty), dengan atribut: listening, emphatic, understanding, gracious, giving time & attention, informative. Nilai-nilai ini menjadi hidup saat dilaksanakan sesuai dengan harapan untuk mencerdaskan anak bangsa, karena sangat erat kaitannya dengan psikologis setiap pribadi sesuai dengan jenjang pendidikan yang berlaku secara Nasional.

Ruang lingkup pelayanan yang menggunakan psikologi pendidikan hampir diseluruh jenjang pendidikan dan masing-masing jenjang dapat dipastikan menghadapi permasalahan. Setiap permasalahan yang dihadapi sesuai dengan jenjang pendidikannya memerlukan solusi, atau cara mengatasinya, sehingga tidak menimbulkan risiko yang tidak diharapkan. Dan, setiap masalah yang dihadapi memiliki ritmenya masing-masing, dipengaruhi tingkat kematangan dan pengalaman individu mengatasi masalahnya. Diharapkan ada perubahan yang menetap akibat dari pengalaman dan peluang mengatasi permasalahan dalam proses hidup yang dilalui. Tentunya melalui proses pembelajaran yang dilakukan. Setiap pembuahan yang positif memberi peluang bagi individu untuk mengembangkan dirinya mengatasi berbagai hal yang mungkin menghampiri dan dapat merubah perilaku.

Manusia yang memiliki berbagai kemampuan dalam dirinya seperti: penyesuaian diri, pemahaman terhadap norma-norma/aturan sosial yang berlaku, dan kesanggupan bekerja sama. Kepribadian setiap individu berbeda. Bagian lain dari aspek kepribadian, yaitu: kestabilan emosi kaitannya dengan ketenangan diri, mengungkapkan ekspresi emosi diri, kemampuan menangani stress, ada kejujuran, kepercayaan diri, kemandirian dan orientasi kepemimpinan. Termasuk adanya kemampuan: mengetahui tingkat pengetahuan faktual, logika, kemampuan numerik, penalaran verbal, daya abstraksi, kreativitas, kemampuan proses belajar, kemampuan orientasi ruang bidang, kemampuan dasar teknik dan kemampuan administrasi. Beberapa hal ini sangat berhubungan erat dengan aspek-aspek yang perlu dikembangkan dan digali dari dalam diri melalu proses pengukuran yang akurat dan peluang untuk mendapat kesempatan dilatih, sesuai dengan jenjang tiap individu.

Untuk itu, diperlukan adanya assessment untuk mendapatkan data yang akurat, sesuai kebutuhan, merupakan bagian dari proses pembelajaran, untuk menentukan teknik dan efektif mencapai tujuan pembelajaran, dirancang dengan adil dan proporsional, valid dan dapat dipercaya, serta dapat digunakan sebagai report kemajuan dalam mencapai pembelajaran, dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran.

Implikasinya di lingkup jenjang pendidikan, antara lain: memahami perkembangan peserta didik sehingga dapat menggunakan metode pembelajaran yang sesuai kebutuhan, meminimalkan risiko jika ada masalah di tiap tahap tugas perkembangan, serta memahami ciri-ciri universal maupun ciri-ciri peserta didik, sesaui dengan kondisi masing-masing dengan menggunakan alat ukur yang valid. Setiap pendidik memiliki peluang mendampingi dalam rangka menggali kemampuan yang berhubungan dengan kemampuan kognitif, psikososial, sehingga mengenal kondisi individu sehingga ada penanggulan sejak dini jika terdeteksi ada masalah dan mengetahui strategi mengatasi masalahnya dengan risiko yang sangat minimal.

Full text
Show more arrow
 
More from this repository
FITOFARMAKA
FITOFARMAKA Image
BUDAYA ORGANISASI
BUDAYA ORGANISASI Image
PENYELESAIAN KONFLIK AGRARIA PADA MASYARAKAT ADAT PAPUA
PENYELESAIAN KONFLIK AGRARIA PADA MASYARAKAT ADAT PAPUA Image
🧐  Browse all from this repository

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 0 views  //  0 downloads