שֶׁ֖בֶת יָֽחַד (syevet yakhad) TINGGAL BERSAMA DENGAN RUKUN (Tinjauan Hermeneutika Historis Kritis Terhadap Nyanyian Ziarah Mazmur 133:1-3)
Agustus 1, 2023
Senada Siallagan

Metrik

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 0 views  //  0 kali diunduh
שֶׁ֖בֶת  יָֽחַד  (syevet yakhad) TINGGAL BERSAMA DENGAN RUKUN (Tinjauan Hermeneutika Historis Kritis  Terhadap Nyanyian Ziarah Mazmur 133:1\u002D3) Image
Abstrak

"Siapakah yang dimaksud oleh teks Mazmur 133 sebagai yang שֶׁ֖בֶת יָֽחַד (syeved yakhad): tinggal bersama? Sejumlah penelitian merujuk pada tradisi Yehuda dan Timur Dekat Kuno mengenai rumah 'patrimonial', unit sosial yang berisikan 3 generasi, orangtua, anak yang belum dan yang sudah menikah, dan cucu, sebagaimana keluarga yang diasumsikan melalui Ulangan 25:5, seluruh anak-anak yang terus hidup bersama-sama di tanah keluarga yang tidak terbagi. Akan tetapi penelitian ini berusaha melihat lebih jauh, bahkan lebih dari makna kiasan, melampaui kesatuan patrimonial, desa, tembok (dan) kota, yakni mencakup parsaudaraan non-kekerabatan. Mazmur yang dibuka dengan indahnya persekutuan dan diakhiri dengan berkat ini seolah menawarkan kebersamaan sebagai cita-cita yang didambakan.
Dari rangkaian penelitian terhadap kritik teks sampai kepada hermeneutika teks dari Mazmur 133 ini, tampak bahwa skopus penelitian mengenai tinggal bersama dengan rukun yang digambarkan dengan beberapa metafora oleh teks, merupakan ingatan kolektif sebagai bagian dari perjalanan umat Allah sebagai umat pilihan-Nya. Mazmur 133 ini mencerminkan rasa persaudaraan, kekeluargaan saat kebebasannya terbatas dalam situasi umat Yahudi, namun mereka dapat berkumpul dan tinggal bersama dengan rukun untuk memenuhi panggilan Tuhan dengan penuh kesukaan di Bait Suci.
Mazmur 133 ini begitu relevan dengan konteks kemajemukan pada kehidupan masa kini khususnya gereja HKBP untuk menghadirkan kerukunan dalam keberagaman agama, suku, dan budaya. Khususnya dengan pargodungan sebagai aktualisasi misi holistik yang berpusat pemberitaan firman Allah, realisasi dialog yang bersifat inklusif dan respons terhadap oikumenisme.

Teks lengkap
Show more arrow
 
Lainnya dari repositori ini
PENGANTAR TEKNIK SIPIL
PENGANTAR TEKNIK SIPIL Image
🧐  Jelajahi semua dari repositori ini

Metrik

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 0 views  //  0 kali diunduh