PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN : SUATU PERSPEKTIF KERAGUAN AUDITOR TERHADAP PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA
February 12, 2024
Dirvi Surya Abbas, Tubagus Ismail, Helmi Yazid, Muhammad Taqi

Metrik

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 0 views  //  0 downloads
PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN : SUATU PERSPEKTIF KERAGUAN AUDITOR TERHADAP PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA Image
Abstrak

Dalam menjalankan tugasnya auditor memeriksa kewajaran dari entitas klien baik itu entitas bisnis, organisasi maupun lainnya. Selain bukti-bukti yang relevan, dalam proses audit juga membutuhkan informasi-informasi yang dapat membantu jalannya pemeriksaan. penjelasan dari klien inilah yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan Akuntan Publik dalam memberikan opini audit. namun, hal tersebut tidak terlepas dari tingkat keakuratan informasi yang disampaikan. jadi baik secara langsung maupun tidak langsung informasi klien akan mempengaruhi auditor dalam mempertimbangkan dalam pemberian opini auditnya. maka dari itu, untuk membuat opini audit yang baik demi tercapainya mutu dan kualitas audit yang baik dan terhindar dari keragu-raguan, agar pertimbangan opini audit terhadap evaluasi bukti mesti berdasarkan dari PSA No. 30 yakni tentang pertimbangan auditor atas kemampuan entitas atas kelangsungan hidup, seperti adanya trend negatif dan Petunjuk lain tentang kemungkinan kesulitan keuangan perusahaan, permasalahan internal perusahaan dan masalah luar perusahaan yang terjadi. Pemahaman ini perlu diketahui oleh auditor, sehingga auditor dapat melakukan evaluasi perusahaan tanpa ada keragu-raguan atas fundamental going-concern perusahaan, dengan mengacu ke PSA No. 30 yakni tentang pertimbangan auditor atas kemampuan entitas atas kelangsungan hidup. Pada dasarnya buku monograph ini, selain dimotivasi oleh penjelasan yang dikemukakan di atas. buku monograph ini dirasa penting dikarenakan kesadaran etika profesi audit memegang peran yang penting bagi seorang akuntan publik dalam ketepatannya membuat opini auditor. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa ketika auditor melakukan evaluasi terhadap perusahaan, terkadang auditor meragukan akan penilaiannya atas going-concern perusahaan. Profesi audit sangat membutuhkan kepercayaan masyarakat dan pemerintah terhadap kualitas opini audit yang dikeluarkannya. sebagai suatu profesi yang selalu dikenal dengan independensinya, peran etika auditor adalah suatu kebutuhan pokok yang tidak bisa dinegosiasikan lagi seperti di zaman ini. Masyarakat akan sangat menghargai profesi yang menerapkan standar mutu tinggi terhadap pelaksanaan pekerjaan anggota profesi, karena dengan demikian masyarakat akan merasa terjamin untuk memperoleh suatu informasi tentang hasil audit yang diintepretasikan melalui opini audit yang selalu diandalkan dari profesi audit. Kepercayaan masyarakat terhadap mutu audit akan menjadi lebih tinggi jika profesi akuntan publik menerapkan standar mutu yang tinggi terhadap pelaksanaan pekerjaan audit yang dilakukan oleh anggota profesi tersebut. Setelah membaca buku monograph ini, pembaca diharapkan agar mendapat pemahaman yang tepat, luas dan dalam atas penerimaan opini audit going concern : suatu perspektif keraguan auditor terhadap perusahaan manufaktur di indonesia.

Full text
Show more arrow
 
More from this repository
MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK KONSEPTUAL, TEORETIS DAN FAKTUAL
MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK KONSEPTUAL, TEORETIS DAN FAKTUAL Image
MANAJEMEN LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI
MANAJEMEN LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI Image
KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SMP
KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SMP Image
🧐  Browse all from this repository

Metrik

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 0 views  //  0 downloads