LABELISASI HALAL DAN PURCHASE INTENTION PADA PRODUK HALAL NON MAKANAN
Januari 12, 2023
Cucu Susilawati, Agus Joharudin

Metrik

  • Eye Icon 0 kali dilihat
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 0 kali dilihat  //  0 kali diunduh
Abstrak

Adanya pandemic pada awal tahun 2020 di Indonesia justru meningkatkan umat muslim dalam mengkonsusmi atau menggunakan produk halal, karena yang halal tentu baik, dan yang baik tentu menyehatkan. Selain itu, banyaknya penduduk umat muslim dan juga meningkatnya tekhnologi dan informasi turut serta meningkatkan konsumsi halal, karena ternyata trend juga sangat berpengaruh terhadap gaya hidup masayarakat. Trend gaya hidup halal memang banyak digunakan oleh masyarakat muslim milenial karena mereka akan melek informasi termasuk kehalalalan suatu produk. Banyaknya penduduk muslim di Indonesia berbanding lurus dengan banyaknya minta masyarakat muslim terhadap gaya hidup halal. Hal ini tentu menjadi pasar potensial bagi para produsen. Selain itu, perkembangan teknologi dan industry saat ini membuat persaingan yang sengit antar perusahaan. Setiap perusahaan harus memiliki strategi marketing tertentu untuk menarik minat konsumen, agar tidak ketinggalan dengan produsen yang lain. Salah satu strategi yang digunakan oleh para produsen saat ini adalah dengan menggunakan labelisasai halal. Dimana kata “halal” memiliki makna yang sangat penting dan dalam bagi umat Islam. Ajaran umat Islam menuntut masyarakat mengkonsumsi dan menggunakan produk yang halal, karena yang halal sudah pasti baik bagi kehidupan. Hal ini sesuai dengan adanya UUJPH No 33 Tahun 2014 adalah bahwa produk yang dipasarkan di masyarakat harus jelas halal atau tidaknya, oleh karena itu labelisasi sangat penting bagi masyarakat muslim di Indonesia.

Teks lengkap
Show more arrow
 
Lainnya dari repositori ini
PENDIDIKAN DAN BELA NEGARA
LOYALITAS PELANGGAN
DATA SCIENCE
🧐  Jelajahi semua dari repositori ini

Metrik

  • Eye Icon 0 kali dilihat
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 0 kali dilihat  //  0 kali diunduh